Kapuas Hulu post author Kiwi 23 Juli 2026

Bupati Buka Pekan Gawai Dayak IV Kabupaten Kapuas Hulu

Photo of Bupati Buka Pekan Gawai Dayak IV Kabupaten Kapuas Hulu Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaanfoto bersama usai secara resmi membuka Pekan Gawai Dayak IV Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026di Lapangan Sepak Bola GOR Uncak Kapuas, Putussibau, Selasa (21/7).Suara Pemred/Syapari

PUTUSSIBAU, SP-Pekan Gawai Dayak IV Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026 bukan sekadar tradisi atau ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan dan memperkuat silaturahmi antar masyarakat.

Penegasan itu diungkapkan Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan ketika secara resmi membuka Pekan Gawai Dayak IV Kabupaten Kapuas Hulu Tahun 2026 di Lapangan Sepak Bola GOR Uncak Kapuas, Putussibau, Selasa (21/7).

Pembukaan kegiatan berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan prosesi penyambutan tamu secara adat. Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan, pembacaan doa, laporan ketua panitia, sambutan Ketua Sekretariat Bersama Kesenian Dayak (Sekberkesda), sambutan Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kapuas Hulu, hingga pembukaan resmi oleh Bupati Kapuas Hulu.

Bupati Fransiskus Diaan dalam kegiatan Pekan Gawai Dayak IV yang mengusung tema “Melestarikan Adat dan Budaya Dayak yang Bermartabat Menuju Kapuas Hulu Semakin Hebat”, menegaskan bahwa Gawai Dayak memiliki makna yang lebih luas dari sekadar tradisi tahunan.

“Gawai Dayak bukan hanya sekadar tradisi atau ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi momentum penting untuk mempererat persatuan dan memperkuat silaturahmi antar masyarakat,” ujarnya.

Bupati Fransiskus Diaan menekankan pentingnya menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi muda.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk menjaga dan mewariskan nilai-nilai budaya Dayak kepada generasi penerus, agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Fransiskus Diaan menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya sebagai bagian dari pembangunan.

“Budaya Dayak merupakan identitas daerah sekaligus aset yang memiliki potensi besar dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena itu, perlu kita jaga dan kembangkan bersama,” tegasnya.

Sebelum membuka secara resmi kegiatan tersebut, Bupati Fransiskus Diaan juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan kegiatan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat, panitia, dan peserta untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kondusivitas selama rangkaian Pekan Gawai Dayak ini berlangsung,” pungkasnya.

Usai pembukaan resmi, kegiatan dilanjutkan dengan malam pentas seni budaya yang menampilkan berbagai atraksi dan kesenian tradisional sebagai bagian dari rangkaian Pekan Gawai Dayak IV Tahun 2026.(sap)

Berita Terkait

Baca Juga

Komentar Anda